PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN JAMUR TIRAM & PROSPEK BISNISNYA

PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN JAMUR TIRAM & PROSPEK BISNISNYA

Mengikuti trend produk kuliner dari tumbuhan di sekitar kita sungguh menarik bahkan menakjubkan, sebagai contoh produk jamur tiram dengan nama latin Pleurotus ostreatus, yang selama hanya merupakan tumbuhan liar kebun  ternyata dapat dibudidaya dan menghasilkan jutaan rupiah. Seperti yang disampaikan oleh Toto (45 tahun) dimuat Republika  online , adalah seorang budidaya jamur tiram di Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak, dimana dalam satu hari mampu menghasilkan 30 juta karena telah memiliki 30 kelompok tani yang rata-rata menghasilkan 1 juta.

Produk kuliner jamur tiram sekarang yang ada di masyrakat banyak variasinya, kalo kita seing menjumpai di Mall atau pertokoan dalam bentuk crispy yang enak dan gurih, tetapi sebenarnya banyak variasi kuliner berbahan tiram seperti sup jamur tiram, bakso jamur tiram, tumis jamur tiram, oraik-arik jamur tiram dan produk lain banyak banyak lagi. Pokoknya jamur tiram adalah menu alternatif berbahan daging.

Melihat fenomena itu, Koperasi Karyawan Ubaya bekerjasama dengan Fakultas Teknobiologi mengadakan Pelatihan Kewirausahaan Budidaya Jamur Tiram dan Prospek Bisnisnya untuk kepada anggota Kopkar Ubaya, pada tanggal 14 Oktober 2016. Tujuan dari pelatihan ini sebagaimana komitmen koperasi karyawan Ubaya ingin membantu mewujudkan peningkatan ekonomi keluarga. Ayo anggota Kopkar Ubaya segera bergabung…..

Studi Banding Anggota Koperasi Pegawai Negeri (KPN) Kandep Dikbud Kota Medan Ke Kopkar Ubaya

Seluruh anggota Koperasi Karyawan Universitas Surabaya (Kopkar Ubaya) sedang berbahagia karena kadatangan tamu dari Koperasi Pegawai Negeri (KPN) Kandep Dikbud Kota Medan. Jajaran Pengurus Harian dan Badan Pengawas Kopkar Ubaya dengan senang hati menyambut kedatangan tamu, dan dapat menggali informasi satu sama lain. Dalam pertemuan ini, 8  orang hadir dari Medan menuju Kampus II Ubaya.

Acara yang dilaksanakan pada tanggal 22 September 2016 yang bertempat di Ruang Diskusi, Gedung Perpustakaan Ubaya lantai 4 menjadi kunjungan pertama  KPN Kandep Dikbud Kota Medan. Sebelum memutuskan untuk berkunjung ke Ubaya, KPN Kandep Dikbud Kota Medan sempat melihat berkembangan Kopkar Ubaya melalui website. Berkat hasil yang baik oleh Kopkar Ubaya, membuat KPN Kota Medan untuk datang dan sharing ilmu serta wawasan.

Dalam pembukaannya, Drs. Syafaruddin, M.Pd selaku sekretaris Koperasi Pegawai Negeri Kandep Dikbud Kota Medan, memperkenalkan para pengurus KPN Kandep Dikbud Kota Medan. “Koperasi Ubaya sangat bagus, sehingga membuat kami tertarik untuk berkunjung dan menggali ilmu lebih dalam agar memajukan dan mengembangkan koperasi kami di Kota Medan,” ujar Syarifuddin.

Diskusi yang dibahas mengenai bentuk usaha Kopkar, mulai dari mekanisme simpan pinjam, penyewaan mobil, penyewaan bis pariwisata, penjualan tiket, dan lainnya. Tak hanya itu, visi misi, sejarah dan kepengurusan turut dibicarakan oleh kedua belah pihak. Sejak awal diskusi ini, terlihat antusiasme hadirin dalam penyampaian materi.

Seusai penyampaian materi, tibalah saatnya forum diskusi kedua belah pihak. Dalam diskusi ini, terjadi umpan balik antara KPN Kandep Dikbud Kota Medan dengan Kopkar Ubaya. Keduanya saling memberikan masukkan dan kritikan dari para anggota demi kelangsungan Koperasi yang lebih  baik dan unggul. Dari sesi ini terlihat sekali bahwa informasi yang didapat sangat menarik“Saya berharap agar Kopkar Ubaya tetap menjadi terbaik dan selalu meningkat mutunya demi kemajuan anggota dan juga agar anggota merasa nyaman,” tutup Mince dengan jelas.

RAT 2016 KOPKAR UBAYA, Harapan untuk lebih kreatif dan inovatif.

Pada Kamis, 31 Maret 2016 bertempat di Ruang Pertemuan B.1.1. Kampus Ngagel, Rapat Anggota Tahunan Kopkar Ubaya untuk Tahun Buku 2015 diselenggarakan dengan dihadiri oleh 98 anggota. Acara yang dibuka oleh Rektor Universitas Surabaya, Bapak Joniarto Parung menegaskan bahwa Rapat Anggota Tahunan menjadi pertemuan yang sangat penting bagi sebuah koperasi karena anggota dapat mengambil bagian dan memberikan masukan. Selain itu RAT merupakan refleksi setahun apa yang sudah dikerjakan dan memikirkan untuk yang akan dikerjakan tahun mendatang.

Rektor juga berharap dari peningkatan kesejahteraan anggota dapat berdampak sehingga Kopkar Ubaya dapat menjadi mitra lembaga dalam peningkatan kesejahteraan karyawan. Apabila kopkar lebih maju maka beban lembaga lebih ringan. Dengan kreatifitas dan inovasi dari kopkar dalam meningkatkan usaha yang dimiliki diyakini dapat memberikan kesejahteraan anggota.  Kesempatan sambutan oleh Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Surabaya yang langsung disampaikan oleh bapak Hadi Mulyono memberikan apresiasi kepada Rektor Ubaya yang telah memberikan pembinaan kepada Kopkar Ubaya sehingga menjadi yang terbaik dan percontohan Kopkar di Surabaya.Read More

29 Mar

Rapat Anggota Tahunan 2015

Peningkatan Profesionalisme Pengelolaan KOPKAR UBAYA melalui RAT Tahun Buku 2014 untuk Kesejahteraan Anggota

Rapat Anggota Tahunan (RAT) 2015 untuk Tahun Buku 2014 ini dibuka oleh Wakil Rektor II Universitas Surabaya Drs.ec. Stevanus Hadi Darmadji, M.Sc. QIA. Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, Koperasi Karyawan Universitas Surabaya (KOPKAR UBAYA) menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) pada tanggal 29 Maret 2015 di Ruang B.1.1 Ubaya Ngagel. Kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang rutin diadakan untuk mempertanggungjawabkan laporan keuangan KOPKAR UBAYA. Selain itu para anggota juga mendapatkan kesempatan untuk menyampaikan aspirasi, pendapat, dan masukan agar perjalanan KOPKAR UBAYA dapat berjalan lebih baik lagi.

Diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Koperasi, pidato pembukaan RAT 2015 oleh Ketua Umum KOPKAR Ubaya yaitu Drs ec H Sri Mince Endramawan SH MM. Beliau juga menegaskan,”RAT merupakan syarat mutlak dari suatu koperasi yang sehat agar semuanya transparan dan kita dapat menjaga trust pada stakeholders“.

Pada kesempatan kali ini, hadir pula Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Drs Hadi Mulyono MM. Dalam pidato singkatnya, beliau memuji kinerja KOPKAR Ubaya, yang telah masuk dalam koperasi terbaik tingkat Kota Surabaya, Jawa Timur dan Tingkat Nasional. Kinerja yang meningkat dari Kopkar Ubaya tak lepas dari dukungan Pimpinan Universitas Surabaya. Beliau juga menegaskan bahwa RAT yang sudah dilaksanakan ini harus dapat menjawab bagaimana koperasi nantinya, akan dapat menjawab tantangan zaman kedepannya.

Pidato Rektor yang dibacakan oleh Wakil Rektor II, menekankan bahwa kinerja yang baik dari Kopkar Ubaya ini agar tetap dipertahankan bahkan dapat ditingkatkan lagi dikemudian hari. Dukungan pimpinan universitas akan terus diberikan untuk kesejahteraan anggota Kopkar Ubaya yang notabene adalah karyawan Universitas Surabaya. Beberapa masukkan diberikan oleh Wakil Rektor II salah satunya adalah penyelenggaraan kegiatan pelatihan bagi anggota untuk persiapan purna tugas dapat lebih ditingkatkan.

Berikutnya RAT 2015 untuk Tahun Buku 2014 ini dilanjutkan dengan sidang-sidang membahas laporan pertanggungjawaban keuangan dan kinerja tahun buku 2014 dan pengesahan rencana kerja tahun 2015. Peserta sidang menerima dan menyetujui laporan pertanggungjawaban pengurus tahun buku 2014.

Rapat Anggota Tahunan Tahun Buku 2014

Koperasi Karyawan Universitas Surabaya akan menyelenggarakan “Rapat Anggota Tahunan (RAT) untuk Tahun Buku 2014”

 Tema kegiatan pada RAT kali ini ”Peningkatan Profesionalisme Pengelolaan KOPKAR UBAYA melalui RAT Tahun Buku 2014 untuk Kesejahteraan Anggota”Read More

9 Dec

Gerakan SADAR Jaminan Asuransi

Oleh Junanik Idayani, Waka Organisasi dan SDM

Sadar akan kebutuhan asuransi bagi karyawan di Kopkar Ubaya memberikan sedikit pengharapan untuk peningkatan kesejahteraan.  Tidak lagi memikirkan berapa materi yang diperoleh setiap bulan, namun seperti nyaman bekerja di Kopkar Ubaya dengan segala bentuk fasilitas yang telah diberikan.

Asuransi kesehatan yang sebelumnya telah dinikmati oleh karyawan Kopkar Ubaya dengan bekerjasama dengan asuransi swasta, saat ini telah dialihkan melalui program pemerintah yaitu BPJS Kesehatan yang mulai berlaku sejak bulan Nopember 2014, dan telah diterimakan ke seluruh karyawan mulai 10 Nopember 2014.  Asuransi kesehatan ini meng-cover selain peserta, juga suami/istri, dan maksimal 3 anak dengan ketentuan yang telah dipersyaratkan.  Untuk mempermudah proses penggunaannya, diharapkan seluruh peserta memahami alur layanan serta manfaat dari asuransi ini sehingga dapat memperoleh optimalisasi dari kepesertaannya.

Selain asuransi kesehatan, saat ini karyawan Kopkar Ubaya juga telah diberikan asuransi hari tua melalui kerjasama dengan asuransi swasta.  Hasil evaluasi yang dibuat oleh tim asuransi, Ketua Umum telah memutuskan untuk memberikan asuransi hari tua sebagai upaya untuk memberikan kesejahteraan bagi karyawan Kopkar Ubaya karena dinilai telah turut aktif membesarkan Kopkar Ubaya melalui kinerja yang positif.  Penyediaan fasilitas asuransi tersebut diharapkan akan menjadi ”injeksi” bagi karyawan untuk lebih memperhatikan kinerja yang positif dan baik sesuai harapan.  Semoga keSADARan atas banyak aspek yang mempengaruhi kinerja yang positif, semakin menjadikan Kopkar Ubaya lebih maju.  Jaya terus Kopkar Ubaya!

Alur pelayanan kesehatan dan tata cara pelayanan kesehatan BPJS :

Screen Shot 2014-12-09 at 9.09.12 AM

TATA CARA MENDAPATKAN PELAYANAN KESEHATAN

1.  Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama

a. Setiap peserta harus terdaftar pada satu fasilitas kesehatan tingkat pertama yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

b. Peserta memperoleh pelayanan kesehatan pada Fasilitas Kesehatan tingkat pertama tempat Peserta terdaftar.

c. Peserta dapat memperoleh pelayanan rawat inap di Fasilitas Kesehatan tingkat pertama sesuai dengan indikasi medis.

2. Pelayanan Kesehatan Tingkat Lanjutan

a. Peserta datang ke BPJS Center Rumah Sakit dengan menunjukkan Kartu Peserta dan menyerahkan surat rujukan dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama / surat perintah Kontrol pasca rawat inap.

b. Peserta menerima Surat Eligibilitas Peserta (SEP) untuk mendapatkan pelayanan lanjutan.

c. Peserta dapat memperoleh pelayanan rawat inap di Fasilitas Kesehatan tingkat lanjutan sesuai dengan indikasi medis.

3. Pelayanan Kegawat Daruratan (Emergency):

a. Pelayanan Gawat Darurat adalah pelayanan kesehatan yang harus diberikan secepatnya untuk mencegah kematian, keparahan dan atau kecacatan, sesuai dengan kemampuan fasilitas kesehatan.

b. Peserta yang memerlukan pelayanan gawat darurat dapat langsung memperoleh pelayanan di setiap fasilitas kesehatan. Kriteria kegawatdaruratan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

c. Peserta yang menerima pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan yang tidak bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, akan segera dirujuk ke fasilitas kesehatan yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan setelah keadaan gawat daruratnya teratasi dan pasien dalam kondisi dapat dipindahkan.

d. Biaya akibat pelayanan kegawatdaruratan ditagihkan langsung oleh Fasiltas Kesehatan kepada BPJS Kesehatan.

 

PELAYANAN KESEHATAN YANG TIDAK DIJAMIN

1. Pelayanan kesehatan yang dilakukan tanpa melalui prosedur sebagaimana diatur dalam peraturan yang berlaku;

2. Pelayanan kesehatan yang dilakukan di fasilitas kesehatan yang tidak bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, kecuali dalam keadaan darurat;

3. Pelayanan kesehatan yang telah dijamin oleh program jaminan kecelakaan kerja terhadap penyakit atau cedera akibat kecelakaan kerja atau hubungan kerja sampai nilai yang ditanggung oleh program jaminan kecelakaan kerja;

4. Pelayanan kesehatan yang telah dijamin oleh program jaminan kecelakaan lalu lintas yang bersifat wajib sampai nilai yang ditanggung oleh program jaminan kecelakaan lalu lintas;

5. Pelayanan kesehatan yang dilakukan di luar negeri;

6. Pelayanan kesehatan untuk tujuan estetik;

7. Pelayanan untuk mengatasi infertilitas;

8. Pelayanan meratakan gigi (ortodonsi);

9. Gangguan kesehatan/penyakit akibat ketergantungan obat dan/ atau alkohol;

10. Gangguan kesehatan akibat sengaja menyakiti diri sendiri, atau akibat melakukan hobi yang membahayakan diri sendiri;

 

PELAYANAN KESEHATAN YANG DIJAMIN

1.  Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama

Pelayanan kesehatan tingkat pertama, meliputi pelayanan kesehatan non spesialistik yang mencakup:

a. Administrasi pelayanan;

b. Pelayanan promotif dan preventif;

c. Pemeriksaan, pengobatan, dan konsultasi medis;

d. Tindakan medis non spesialistik, baik operatif maupun non operatif;

e. Pelayanan obat dan bahan medis habis pakai;

f. Transfusi darah sesuai dengan kebutuhan medis;

g. Pemeriksaan penunjang diagnostik laboratorium tingkat pratama; dan

h. Rawat Inap Tingkat Pertama sesuai dengan indikasi medis.

2. Pelayanan kesehatan rujukan tingkat lanjutan, meliputi pelayanan kesehatan rawat jalan dan rawat inap, yang mencakup:

a. Administrasi pelayanan;

b. Pemeriksaan, pengobatan dan konsultasi spesialistik oleh dokter spesialis dan subspesialis;

c. Tindakan medis spesialistik, baik bedah maupun non bedah sesuai dengan indikasi medis;

d. Pelayanan obat dan bahan medis habis pakai;

e. Pelayanan penunjang diagnostik lanjutan sesuai dengan indikasi medis;

f. Rehabilitasi medis;

g. Pelayanan darah;

h. Pelayanan kedokteran forensik klinik;

i. Pelayanan jenazah pada pasien yang meninggal setelah dirawat inap di fasilitas kesehatan yang bekerjasama dengan bpjs kesehatan, berupa pemulasaran jenazah tidak termasuk peti mati dan mobil jenazah;

j. Perawatan inap non intensif; dan

k. Perawatan inap di ruang intensif.

3.  Persalinan. Persalinan yang ditanggung BPJS Kesehatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama maupun Tingkat Lanjutan adalah persalinan sampai dengan anak ketiga, tanpa melihat anak hidup/meninggal.

4.  Ambulan. Ambulan hanya diberikan untuk pasien rujukan dari Fasilitas Kesehatan satu ke fasilitas kesehatan lainnya, dengan tujuan menyelamatkan nyawa pasien.

 

PERUBAHAN DATA KEPESERTAAN

1.   Peserta melapor ke BPJS Kesehatan dan akan mendapatkan penggantian kartu apabila terjadi hal-hal berikut ini :

a. Kartu Peserta hilang

? Surat pernyataan hilang dari yang bersangkutan (bermaterai cukup).

? Menunjukan KTP atau Kartu Keluarga yang berlaku.

b. Kartu Peserta rusak / data pada kartu salah

? Menyerahkan kartu peserta yang rusak / data salah

? Menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli.

2.   Peserta melapor ke BPJS Kesehatan tanpa mendapatkan penggantian kartu apabila terjadi hal-hal berikut ini :

a. Pindah Puskesmas/Dokter Keluarga/Dokter Gigi

? Dapat dilakukan minimal setelah 3 (tiga) bulan peserta terdaftar pada Puskesmas/ Dokter Keluarga/Dokter Gigi sebelumnya.

? Mengisi Formulir Perubahan Data Peserta (FPDP) dan menunjukkan Asli/foto copy Kartu Peserta.

b. Pindah Tempat Tinggal

? Mengisi Formulir Perubahan Data Peserta (FPDP) dan menunjukkan :

? Asli Kartu Peserta.

? Asli KTP atau surat keterangan pindah domisili.

c. Pindah Tempat Bekerja

? Mengisi Formulir Perubahan Data Peserta (FPDP) dan menunjukkan :

? Asli Kartu Peserta.

? Asli SK mutasi/pindah tempat bekerja.

d. Perubahan Golongan Kepangkatan

? Mengisi Formulir Perubahan Data Peserta (FPDP) dan menunjukkan :

? Asli Kartu Peserta.

? Asli SK kenaikan Golongan Kepangkatan.

e. Perubahan Jenis Kepesertaan (PNS aktif menjadi Penerima Pensiun)

? Mengisi Formulir Perubahan Data Peserta (FPDP) dan menunjukkan :

? Asli Kartu Peserta.

? Asli SK Pensiun.

f. Perubahan Daftar Susunan Keluarga

? Pernikahan

– Mengisi Formulir Perubahan Data Peserta (FPDP) dan menunjukkan :

– Foto copy Surat Nikah.

– Foto copy daftar gaji yang dilegalisir (bagi PNS aktif).

– Pas foto berwarna terbaru bagi Isteri/Suami ukuran 3 cm x 4 cm sebanyak 1 (satu) lembar.

– Foto copy akte kelahiran anak/surat keterangan kelahiran/akta dari pengadilan negeri apabila terjadi penambahan anak maupun anak angkat.

? Pergantian anak

   Bagi Pekerja Penerima Upah, jumlah anak yang dijamin maksimal 3 (tiga) orang. Apabila terdapat pengurangan jumlah anak karena sudah menikah/telah mempunyai penghasilan sendiri/meninggal dapat digantikan anak lain, dengan melampirkan Pasfoto berwarna terbaru ukuran 3 cm x 4 cm sebanyak 1 (satu) lembar bagi anak yang menggantikan (kecuali bagi anak usia Balita) dan menyerahkan kartu peserta anak yang akan digantikan serta menunjukkan :

– Foto copy akte kelahiran anak / surat keterangan kelahiran anak yang menggantikan.

– Asli / Foto copy kartu keluarga

– Fotocopy daftar gaji yang dilegalisir

g. Pengurangan peserta

? Meninggal Dunia

– Foto copy Surat Keterangan Kematian dan

– Menyerahkan kartu peserta yang meninggal dunia.

? Perceraian

– Surat penetapan akta perceraian dari Pengadilan

– Menyerahkan asli kartu peserta isteri / suami.

 

PENYAMPAIAN INFORMASI DAN KELUHAN

Hubungi :

1.  Kantor BPJS Kesehatan setempat dan Hot Line Service sesuai daftar alamat yang tercantum dalam buku panduan ini.

2.  Petugas BPJS Kesehatan di Fasilitas Kesehatan yang bekerjasama.

3.  Pusat Layanan Informasi BPJS Kesehatan 500 400 : Senin s/d Jumat (Pukul 06.00 s/d 22.00 WIB).

Hotline Informasi dan Keluhan : 

  • 081331819776    (Diluar Jam Kerja)
  • 085852477830    (Kepesertaan)
  • 085852477831    (Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama)
  • 085852477832    (Fasilitas Kesehatan Rujukan)
  • Halo BPJS : 500 400

6 Oct

Kopkar Ubaya kembali meraih penilaian Sangat Berkualitas

Koperasi Karyawan Universitas Surabaya (Kopkar Ubaya) kembali menunjukkan kinerja yang sangat baik dalam hal pengelolaan koperasi di Kota Surabaya. Setelah pada tahun 2011 berhasil meraih penghargaan penilaian SANGAT BERKUALITAS, pada tahun 2014 ini kembali dapat mempertahankan prestasi tersebut. Sesuai dengan Surat Keputusan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Surabaya Nomor : 518/2530/436.6.16/2014 tanggal 29 Agustus 2014 tentang Penetapan Pemeringkatan di Kota Surabaya Tahun 2014,  Koperasi Karyawan Universitas Surabaya berhasil memperoleh penilaian SANGAT BERKUALITAS. Halyang lebih membanggakan adalah Kopkar Ubaya merupakan satu-satunya diantara 200 unit koperasi yang meraih prestasi tersebut.

Dinas Koperasi dan UMKM Kota Surabaya bekerjasama dengan CV Global Solusi Nusantara memberikan penilaian berdasarkan 30 kriteria yang diajukan.  Diantara kriteria penting yang menjadi penilaian adalah manajemen organisasi dan sistem informasi, kinerja kepengurusan, permodalan, inovasi, aktifitas dan kesejahteraan anggota, pola kaderisasi, pemanfaatan dana sosial, serta pemberdayaan karyawan. Hasil yang diperoleh ini tidak terlepas dari peran serta secara aktif semua komponen Universitas Surabaya yang telah memberikan kepercayaan dan kesempatan bagi Koperasi Karyawan Universitas Surabaya untuk mengembangkan berbagai unit usaha yang dimiliki.

Kopkar Ubaya mengucapkan terima kasih kepada Ketua Yayasan Universitas Surabaya, Rektor Universitas Surabaya beserta jajarannya, Badan Pengawas dan seluruh anggota, Badan Pengurus Harian, seluruh karyawan Kopkar Ubaya, dan semua anggota Kopkar Ubaya. Semoga kita dapat mempertahankan prestasi yang diraih dan terus meningkatkan kualitas kesejahteraan seluruh anggota Kopkar Ubaya.

Penjualan Mobil Koperasi

Mobil  : Kijang Kapsul

Tahun  : 2003

Type   : LSX

Warna  : Silver

BBM    : Bensin

No.Pol : L 1270 DG

 

Harga : 85 Juta (harga untuk anggota kopkar)

 

Lain-lain:

  • Pembelian bisa secara kredit dengan besaran uang muka (DP) 20 s/d 30% masa kredit maksimal s/d 36 bulan, suku bunga kredit 8% per tahun
  • Pembelian secara tunai harga bisa nego

Apabila ada hal yang kurang jelas / ingin ditambahkan dalam deskripsi dapat menghubungi I.G. Made Sarjana, S.H. selaku Ketua Tim Satgas.

misal: foto mobil, contact person dll.

21 Jul

Pembagian SHU Anggota KOPKAR UBAYA

Oleh:
Drs.ec. Sri Mince Endramawan, S.H., M.M.
Ketua Umum Kopkar Ubaya 2014-2018

Sesuai dengan amanat AD/ART Kopkar Ubaya pasal 36 bahwa Sisa Hasil Usaha yaitu pendapatan Kopkar Ubaya, yang diperoleh dalam waktu I (satu) tahun buku dikurangi dengan beban pembiayaan rutin, nilai penyusutan dan kewajiban-kewajiban lainnya dalam tahun buku tersebut. Pada tahun 2014 ini, SHU dibagikan melalui Koordinator masing-masing mulai tanggal 15 Juli 2014.Read More

13 Jun

UU Nomor 17 Tahun 2012 antara ada dan tiada dalam manajemen Kopkar Ubaya

Oleh Junanik Idayani, Ketua Harian / Waka Organisasi dan SDM

UU Perkoperasian nomor 17 tahun 2012 disahkan sejak 30 Oktober 2012, dan sejak awal dilaunching telah menimbulkan banyak pro dan kontra diantara pengamat maupun pelaku ekonomi perkoperasian. Banyak pengamat yang memandang UU tersebut akan mendorong koperasi menjadi lebih kapitalis. Menjadi pe-er yang amat ”ribet” memang jika harus menyesuaikan dengan UU tersebut, karena harus banyak penyesuaian dan segera membuat kebijakan maupun keputusan perubahan diantara sekian banyak ragam usaha yang telah ada di Kopkar Ubaya. Namun demikian, keribetan tersebut tidak menjadikan masalah jika harus menjalankan UU Nomor 17 Tahun 2012 karena telah diantisipasi melalui Kajian Normatif yang telah dilakukan untuk mempermudah langkah-langkah yang harus dilakukan apabila PP maupun Permen yang mengatur telah disosialisasikan.

Kopkar Ubaya tidak lagi mempunyai pe-er atasnya mengacu pada keputusan MK Nomor 28/PUU-XI/2013. Penjelasan oleh pengamat ekonomi dari UGM Yogyakarta, Revrisond (Tempo, 28 Mei 2014) menyikapi UU Nomor 17 Tahun 2012 yaitu mengenai keanggotaan koperasi yang diskriminatif, hanya diperuntukkan orang-orang yang memiliki modal; dan kewenangan pengawas yang menjadi ”super power” karena dinilai dapat mengintervensi pengelola; merupakan beberapa hal yang mendorong pemohon yang diwakili oleh kuasa hukum FH, UB untuk pengajuan keberatan di MK atas UU Nomor 17 tahun 2012.

Melalui keputusan MK Nomor 28/PUU-XI/2013 yang diucapkan terbuka untuk umum dalam sidang pleno MK pada hari Rabu, tanggal 28 Mei 2014 bahwa diputuskan UU Nomor 25 tahun 1992 tentang Perkoperasian (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1992 Nomor 116, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3502) berlaku untuk sementara waktu sampai dengan terbentuknya UU yang baru karena UU Nomor 17 tahun 2012 tentang Perkoperasian (lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 212, Tambahan lembaran Negera Republik Indonesia Nomor 5355) bertentangan dengan Undang-Undang Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat. Nyaris 2 (dua) tahun memang keberadaan UU Nomor 17 Tahun 2012 yang pernah dikaji oleh tim perumus di Kopkar Ubaya belum digunakan dalam pelaksanaan pengelolaan manajemennya sehingga akhirnya harus berakhir melalui putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

SK Pembatalan dapat di download di sini.